Serangan AS-Israel Hantam Kampus, Masjid, dan Laboratorium di Iran

Oleh redaksi

pada Senin, 6 April 2026

Kerusakan di Iran karena serangan Israel-AS (Istimewa)

URBANKALTIM.COM – Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel kembali menghantam Iran, kali ini menyasar kawasan kampus di Sharif University of Technology. Selain itu, sejumlah fasilitas sipil juga dilaporkan mengalami kerusakan serius, termasuk masjid dan laboratorium.

Serangan terjadi di ibu kota Teheran pada Senin (6/4/26). Kampus yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan sains terbaik di Iran itu turut menjadi sasaran dalam gelombang serangan terbaru.

Laporan menyebutkan serangan tidak hanya mengenai area kampus, tetapi juga fasilitas pendukung di sekitarnya. Sebuah fasilitas distribusi gas yang berada dekat kampus ikut terdampak.

Baca juga  AS Tinggalkan Negosiasi Iran Usai Deadlock, Soroti Komitmen Nuklir Teheran

Kerusakan dilaporkan cukup luas, terutama pada bangunan masjid dan laboratorium. Serangan juga terjadi berulang di kawasan yang sama dalam waktu berdekatan.

“Area Sharif telah menyaksikan rentetan serangan lainnya, termasuk satu serangan terhadap fasilitas gas,” kata Tohid Asadi, wartawan Al Jazeera.

Tidak hanya satu lokasi, serangan dilaporkan terjadi di berbagai wilayah Iran. Sejumlah fasilitas sipil seperti jalan raya, pembangkit listrik, dan jembatan ikut menjadi target.

Baca juga  Negosiasi AS-Iran Masuk Ronde Dua, Digelar di Islamabad Pekan Ini

Kementerian Sains Iran menyebut setidaknya 30 universitas telah terdampak sejak konflik pecah pada akhir Februari. Hal ini menunjukkan meluasnya sasaran serangan ke sektor pendidikan.

Selain itu, korban jiwa juga terus bertambah akibat rentetan serangan tersebut. Laporan menyebut puluhan orang tewas, termasuk anak-anak.

“Kementerian Sains dan Teknologi Iran memberitahu kami bahwa setidaknya 30 universitas telah terkena serangan,” ujar Asadi.

Baca juga  Dampak Perang di Timur Tengah, Harga Plastik di Indonesia Melonjak Tajam

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Sejumlah kota besar dilaporkan ikut terdampak dalam gelombang serangan tersebut.

Ultimatum sebelumnya juga disampaikan oleh Presiden AS Donald Trump terkait pembukaan Selat Hormuz. Iran pun memperingatkan akan membalas setiap serangan terhadap infrastrukturnya.

“kami akan membalas dengan cara yang sama” tegas pejabat Iran. (UK)

Bagikan: