Bangun Rejo Siapkan Taman Terpadu, Satukan Ruang Hijau, Keluarga, dan UMKM Lokal

Oleh redaksi

pada Sabtu, 9 Agustus 2025

Kepala Desa Bangun Rejo, Yuyun Porwanti (Istimewa)

TENGGARONG – Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mempersiapkan pembangunan taman terpadu berkonsep Ruang Terbuka Hijau (RTH). Fasilitas ini dirancang untuk menjadi pusat interaksi warga sekaligus wadah pengembangan UMKM lokal.

Kepala Desa Bangun Rejo, Yuyun Porwanti, menyebut taman tersebut akan menjadi ruang publik multifungsi yang memadukan kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya. Keberadaannya diharapkan mampu menghadirkan suasana ramah keluarga sekaligus peluang usaha bagi warga.

Baca juga  Kutim Pacu Mekanisasi Pertanian, Modernisasi Alsintan Jadi Strategi Utama Percepat Produksi Padi

“Taman ini tujuannya menjadi tempat masyarakat mencari hiburan, berolahraga, dan berkumpul. Sekaligus jadi pusat UMKM, pusat informasi, dan tempat berbagi cerita,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).

Lokasi pembangunan direncanakan berada di depan Balai Pertemuan Umum (BPU) Garuda, dilengkapi fasilitas seperti jogging track, sarana olahraga, dan area kreatif UMKM yang mendukung berbagai kegiatan masyarakat.

Baca juga  Dispar Kukar Komitmen Dampingi Pengembangan Desa Wisata, Tegaskan Peran Warga Sebagai Ujung Tombak

Saat ini, infrastruktur dasar desa seperti jalan sudah rampung sekitar 85 persen. Menurut Yuyun, kondisi tersebut menjadi momentum tepat untuk menghadirkan ruang publik yang nyaman, terutama bagi perempuan, anak-anak, remaja, dan keluarga.

Proposal pembangunan telah diajukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Meski anggaran belum dipastikan, pihak desa optimistis rencana ini dapat terwujud dengan dukungan lintas pihak.

Baca juga  Anugerah Pemuda 2025 Kukar Jadi Titik Awal Kolaborasi Lintas Sektor untuk Regenerasi Daerah

“Kami ingin memiliki ruang terbuka yang gratis dan bisa diakses semua kalangan. Tempat di mana warga bisa tumbuh bersama, memperkuat solidaritas, dan nyaman bagi perempuan, anak, serta pelaku UMKM,” tutupnya. (Adv)

Bagikan: