TENGGARONG – Desa Sidomulyo di Kecamatan Anggana terus membuktikan diri sebagai salah satu pusat Usaha Mikro, Kecil dan Mwnwngah (UMKM) kreatif di Kutai Kartanegara (Kukar). Berbagai usaha lahir dari tangan-tangan warga, memanfaatkan potensi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala Desa Sidomulyo, Agus Haryanto, menyebut salah satu kebanggaan desa adalah UMKM 3R, yang mengolah limbah plastik ukuran kecil menjadi tas, dompet, dan tempat tisu bernilai jual tinggi. Produk-produk ini tak hanya kreatif, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan ramah lingkungan di desa.
UMKM 3R sendiri dibina oleh PT Pertamina Hulu Mahakam yang beroperasi di Anggana. Keberhasilannya membuat pengurus sering diundang sebagai narasumber di berbagai kegiatan, untuk membagikan pengalaman dalam mengubah limbah plastik menjadi produk inovatif.
Tak berhenti di situ, Sidomulyo juga memiliki UMKM berbasis tanaman obat keluarga (toga). Salah satunya adalah pengolahan jahe merah menjadi serbuk minuman sehat, yang kini telah rutin dipasarkan. “Selain itu, olahan khas seperti kerupuk singkong dan amplang turut menjadi sumber ekonomi warga,” sebutnya, Sabtu (14/6/2025).
Dari kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh tambahan pendapatan, tetapi juga mendapatkan pemberdayaan melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Peran PT Pertamina Hulu Mahakam dan pemerintah desa menjadi penguat dalam proses pengembangan usaha.
Agus menegaskan, pelatihan dan pembinaan yang berkesinambungan membuat UMKM Sidomulyo terus berinovasi dan memperluas pasar. “Ini bukti bahwa desa kami berkomitmen mengembangkan ekonomi berbasis kearifan lokal,” ujarnya. (Adv)





