TENGGARONG — Pekan Pesta Rasa tidak hanya menjadi festival kuliner dan produk lokal semata. Di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kegiatan yang digagas oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) itu kini berkembang menjadi ruang kreatif yang menghubungkan pelaku usaha, seniman muda, hingga komunitas ekonomi kreatif.
Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar pun turut mengambil peran penting dalam memperkuat partisipasi generasi muda. Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyampaikan bahwa Pekan Pesta Rasa telah menjadi wadah strategis untuk mendorong minat pemuda di bidang wirausaha.
“Supaya ke depan bisa tercipta big data pelaku UMKM muda. Pekan Pesta Rasa ini bukan hanya untuk pelaku usaha, tapi juga ada lomba, pelatihan, dan kegiatan seni, termasuk dari sektor ekonomi kreatif seperti seni pertunjukan,” jelas Dery.
Dispora Kukar menilai keberlanjutan event ini sangat penting untuk membuka lebih banyak peluang bagi pemuda yang memiliki usaha rintisan atau sedang membangun portofolio kreatif. Selama ini, beberapa pelaku usaha muda belum tersentuh pembinaan yang memadai.
“Harapannya kegiatan ini bisa berjalan berkelanjutan. Pelaku usaha muda bisa memperkenalkan produk dan brand-nya, serta mampu bersaing lewat program penguatan dari Dinas Koperasi dan UMKM,” tambahnya.
Kolaborasi lintas instansi ini dianggap sebagai langkah strategis untuk membangun ekosistem ekonomi lokal yang lebih inklusif, khususnya bagi generasi muda. Dispora Kukar berharap, lewat sinergi program dan penyediaan ruang ekspresi, semakin banyak pemuda berani tampil, berkreasi, dan memulai usaha.
Dengan hadirnya Dispora dalam Pekan Pesta Rasa, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa pemuda bukan hanya penonton dalam pertumbuhan UMKM, tetapi juga bagian dari penggerak utama ekonomi kreatif Kukar. (Adv)





