Urbankaltim.com, SEMDAWAR – Badan jalan poros Trans Kalimantan Timur (Kaltim) di Kampung Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), ambles pada Senin (29/12/2025).
Insiden ini terjadi akibat derasnya aliran air Sungai Gosi yang menggerus bagian bawah aspal, sehingga hampir memutus total jalur utama penghubung Kubar-Samarinda.
Amblesnya badan jalan berdampak langsung pada mobilitas warga dan distribusi logistik.
Demi keselamatan pengguna jalan, arus lalu lintas dari Kubar menuju Samarinda dan sebaliknya sementara dialihkan ke jalur alternatif.
Kasat Lantas Polres Kutai Barat, Muhammad Syafe’i menjelaskan bahwa pengalihan dilakukan melalui Simpang Manis di RT 04 Kampung Muhur, yang jaraknya sedikit lebih jauh dari jalur utama.
Namun, jalur ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan maksimal roda enam.
“Sementara arus lalu lintas dari Kutai Barat menuju Samarinda dialihkan melalui Simpang Manis. Untuk kendaraan roda sepuluh belum bisa kami lewatkan karena kondisi jalan sempit dan bahu jalan cukup curam,” ujarnya, Selasa (30/12/2025)
Satlantas Polres Kutai Barat juga telah melakukan pengecekan lapangan serta memasang plang pemberitahuan penutupan jalan di sekitar lokasi ambles.
Pembatasan kendaraan berat diberlakukan untuk mencegah kerusakan lanjutan pada jalur alternatif yang memiliki struktur jalan terbatas.
Sebagai informasi tambahan, kendaraan dari Samarinda menuju Kubar dapat melewati jalan logging perusahaan melalui kawasan Brigade Infanteri (Brigif) TNI 85/Benuo Taka Cakti, lalu tembus ke Simpang Manis.
Sementara itu, arus dari Kubar menuju Samarinda diarahkan melalui Simpang Manis dan seterusnya.
Pengalihan ini bersifat sementara hingga perbaikan badan jalan Trans Kaltim rampung.
Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rambu dan arahan petugas, serta menyesuaikan jenis kendaraan yang melintas demi keselamatan bersama. (UK)





