Uni Eropa Dorong Solusi Diplomatik untuk Akhiri Konflik Iran

Oleh redaksi

pada Selasa, 7 April 2026

Presiden Dewan Uni Eropa Antonio Costa (Istimewa)

URBANKALTIM.COM – Uni Eropa menegaskan pentingnya jalur diplomatik untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran. Seruan ini muncul di tengah eskalasi perang yang telah berlangsung selama lima minggu dan memicu kekhawatiran global.

Presiden Dewan Uni Eropa Antonio Costa menyampaikan bahwa pendekatan militer tidak akan menyelesaikan akar persoalan. Ia menilai dialog dan negosiasi menjadi satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

Costa menekankan bahwa konflik yang terus meningkat justru memperburuk situasi. Ia menyebut berbagai serangan yang terjadi tidak membawa hasil nyata dalam menghentikan ketegangan.

Baca juga  Ujian Berat di Ternate, Borneo FC Siap Curi Poin di Markas Maluku United

Menurutnya, pengalaman beberapa pekan terakhir menjadi bukti bahwa kekuatan militer tidak efektif untuk menyelesaikan konflik. Sebaliknya, pendekatan diplomatik dinilai lebih realistis untuk meredakan krisis.

“Setelah lima minggu perang di Timur Tengah, jelas bahwa hanya solusi diplomatik yang dapat menyelesaikan akar masalahnya,” kata Costa, Senin 6/4/26.

Ia juga menyoroti dampak konflik terhadap masyarakat sipil Iran. Dalam situasi yang terus memanas, warga sipil disebut menjadi pihak yang paling terdampak.

Baca juga  Israel Disebut “Kanker”, Pernyataan Menhan Pakistan Ganggu Upaya Damai Iran-AS

“Populasi sipil Iran adalah korban utama dari rezim Iran,” ujar Costa.

Selain mendorong diplomasi, Uni Eropa juga mengkritik keras serangan terhadap infrastruktur sipil, khususnya fasilitas energi. Costa menilai tindakan tersebut melanggar prinsip hukum internasional dan tidak dapat dibenarkan.

Ia menegaskan bahwa eskalasi konflik hanya akan memperpanjang penderitaan dan menjauhkan peluang tercapainya perdamaian. Karena itu, semua pihak diminta menahan diri dan mengedepankan dialog.

Baca juga  Diplomasi AS-Iran Buntu, Wakil Presiden AS, JD Vance Akui Tak Ada Titik Temu

Uni Eropa juga mendesak Iran untuk menghentikan serangan terhadap negara-negara di kawasan. Selain itu, kebebasan navigasi di Selat Hormuz diminta segera dipulihkan demi menjaga stabilitas global.

Menurut Costa, upaya diplomatik yang dipimpin oleh mitra regional harus didukung penuh. Ia optimistis jalur ini masih menjadi harapan utama untuk mengakhiri konflik.

“Eskalasi tidak akan menghasilkan gencatan senjata maupun perdamaian,” kata Costa. (UK)

Bagikan: